Apa itu Eksim?
Eksim (eczema) merupakan sekelompok kondisi kulit yang umum diderita manusia dengan gejala-gejala berupa ruam, peradangan, rasa gatal, serta penebalan kulit yang kemudian diikuti dengan kulit pecah-pecah. Penyebab eksim belum bisa ditentukan secara pasti, tapi dikaitkan dengan kondisi sistem imun tubuh seseorang serta serangan iritan dan alergen dari lingkungan. Eksim juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Eksim bahkan biasa ditemui pada anak yang orang tuanya memiliki riwayat alergi, eksim, serta asma.
Baca juga: 10 Cara Mengatasi Alergi Kulit dan Macam-Macam Jenisnya
Eksim Kering
Eksim kering atau dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum terjadi. Eksim kering terjadi saat lapisan penghalang kulit (skin barrier) melemah atau rusak, menyebabkan iritan dan alergen dari lingkungan dengan mudah menyerang tubuh. Lapisan penghalang kulit yang rusak biasa terjadi di kulit yang kering dan sensitif.
Walau umumnya muncul pada anak-anak di bawah usia lima tahun, tapi eksim kering bisa juga muncul saat usia remaja dan dewasa, dan tingkat keparahannya berbeda-beda tergantung usia. Kabar baiknya, eksim tidak menular, walaupun bisa diturunkan ke anak. Seseorang yang menderita eksim biasanya juga akan menderita asma dan rhinitis alergi.
Ciri-Ciri Eksim Kering
Secara lebih detail, ciri-ciri eksim kering atau dermatitis atopik adalah sebagai berikut:
- Kulit menjadi kering dan bersisik.
- Rasa gatal yang bisa menjadi intens.
- Munculnya ruam, bisa kemerahan atau warna yang lebih gelap.
- Pada kulit sawo matang dan gelap, bisa muncul bintik-bintik berisi cairan. Jika digaruk, bintik-bintik ini bisa pecah dan mengeluarkan cairan bahkan darah.
- Penebalan kulit bahkan sampai menjadi kerak.
- Muncul di daerah lipatan seperti lipatan tangan dan belakang lutut, tapi bisa juga muncul di wajah, leher, tangan, dan kaki.
Baca juga: 10 Cara Mengatasi Alergi Kulit dan Macam-Macam Jenisnya
Eksim Basah
Apa Perbedaan Eksim Basah dan Kering?
Eksim basah sebenarnya adalah eksim kering yang sudah terinfeksi. Infeksi terjadi ketika eksim kering dibiarkan tidak diobati dan digaruk terus-menerus, sehingga menjadi luka dan memudahkan bakteri dan virus untuk masuk.
Ciri-Ciri Eksim Basah
Eksim basah dapat terinfeksi oleh bakteri atau virus. Ciri-ciri eksim basah yang terinfeksi bakteri adalah:
- Kulit terasa sangat gatal dan menyengat.
- Kerak yang terbentuk berubah warna menjadi kekuningan, oranye, atau warna madu.
- Kulit melepuh dan berisi cairan atau nanah yang bisa pecah.
- Kulit membengkak dan sakit saat disentuh.
- Pada kasus yang ekstrem, penderitanya akan mengalami demam, menggigil, kelelahan, dan nyeri di sekujur tubuh.
Selain bakteri, eksim basah dapat juga terinfeksi oleh virus herpes simpleks. Jika tidak segera ditangani, maka infeksi ini akan berkembang menjadi eczema herpeticum. Ciri-ciri eksim basah yang terinfeksi virus adalah:
- Eksim memburuk dengan cepat.
- Kulit melepuh dan berisi cairan. Jika pecah akibat digaruk, maka akan menyebabkan luka dangkal di kulit.
- Penderitanya akan merasa tidak enak badan, bahkan menggigil dan demam.
Agar eksim kering tidak terinfeksi menjadi eksim basah, hindari membiarkan eksim kering yang Anda derita tidak terawat. Segeralah berkonsultasi dengan dokter kulit jika Anda mengalami gejala eksim.
Cara Mengatasi Eksim Kering dan Basah
Karena eksim merupakan penyakit kronis, gejalanya bisa datang dan pergi. Saat kambuh, rasa gatal dan peradangan dapat mengganggu aktivitas, bahkan tidur. Dengan perawatan yang tepat, gejala eksim—baik kering maupun basah—bisa dikendalikan agar tidak semakin parah.
1. Hindari Pemicu
Kenali apa saja pemicu eksim Anda, seperti sabun keras, debu, cuaca kering, keringat berlebih, atau stres. Menghindari pemicu membantu mencegah peradangan muncul kembali. Catat pola kambuhnya untuk membantu Anda mengidentifikasi pemicunya.
2. Hindari Menggaruk
Menggaruk hanya akan membuat kulit semakin rusak dan memperbesar risiko eksim kering menjadi eksim basah. Jika rasa gatal sulit ditahan, tekan area yang gatal atau tempelkan kompres dingin. Menjaga kuku tetap pendek juga dapat mengurangi risiko luka saat tanpa sadar menggaruk.
3. Jaga Kebersihan Luka
Jika eksim sudah pecah atau lecet, bersihkan area tersebut dengan lembut menggunakan air dan sabun yang lembut. Luka yang bersih membantu mencegah infeksi bakteri atau virus. Keringkan dengan cara ditepuk perlahan, bukan digosok.
4. Kompres Dingin
Kompres dingin membantu menenangkan rasa gatal, peradangan, dan sensasi menyengat pada kulit yang iritasi. Gunakan kain lembut yang dibasahi air dingin. Tempelkan selama 10–15 menit untuk membantu meredakan gejala.
5. Gunakan Pelembap Secara Rutin
Pelembap merupakan langkah utama dalam mengatasi eksim kering untuk memperbaiki skin barrier. Pilih pelembap yang diformulasikan untuk kulit sensitif dan eksim, seperti LIPIKAR Baume AP+M yang membantu meredakan rasa gatal sekaligus memperkuat penghalang kulit. Oleskan pelembap setelah mandi dan beberapa kali dalam sehari saat kulit terasa kering.
Baca juga: 6 Rekomendasi La Roche-Posay Moisturizer Terbaik: Semua Jenis Kulit
6. Gunakan Produk Pembersih yang Lembut
Gunakan pembersih bebas pewangi dan deterjen kuat untuk menghindari iritasi tambahan. Sabun yang terlalu keras dapat menghilangkan minyak alami kulit dan memperparah eksim. Pilih produk yang hypoallergenic dan aman untuk kulit sensitif, seperti LIPIKAR Syndet AP+.
7. Jaga Kelembapan Udara Ruangan
Udara yang terlalu kering dapat memperparah eksim karena membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Menggunakan humidifier di ruangan tidur membantu menjaga kelembapan optimal. Ini sangat bermanfaat terutama saat musim hujan atau saat sering berada di ruangan ber-AC.
Baca juga: Alergi Dingin: Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya dengan Mudah
8. Gunakan Obat dari Dokter
Untuk eksim yang parah atau tidak membaik dengan perawatan rumahan, dokter dapat meresepkan obat seperti krim kortikosteroid atau antihistamin. Pada eksim basah yang sudah terinfeksi, dokter juga dapat memberikan antibiotik atau antivirus. Pastikan mengikuti petunjuk penggunaan secara tepat.
Rekomendasi Produk La Roche-Posay untuk Merawat Eksim Kering
Baik untuk eksim kering di tangan atau area tubuh lainnya, Anda bisa merawatnya dengan rangkaian produk La Roche-Posay LIPIKAR yang direkomendasikan untuk kulit sensitif, sangat kering, memerah, terasa pedih maupun panas, kering, atau terasa gatal. Rangkaian produknya sangat aman sehingga dapat digunakan oleh bayi baru lahir.
La Roche-Posay LIPIKAR mengandung bahan-bahan utama berupa shea butter yang dapat merawat selaput hidrolipid kulit, niacinamide yang menenangkan, mengurangi rasa gatal, dan menjadi kondisi lapisan penghalang kulit, serta Aqua posae filiformis untuk merawat kulit yang sangat kering.
Ada tiga produk La Roche-Posay LIPIKAR yang bisa Anda gunakan secara rutin, yaitu:
1. La Roche-Posay LIPIKAR Syndet AP+ Cleanser, pembersih wajah dan tubuh untuk merawat lapisan lipid kulit, menyejukkan kulit yang teriritasi ringan, dan mengurangi sensasi rasa gatal.
2. La Roche-Posay LIPIKAR Baume AP+M, pelembap kulit yang membantu merawat kulit sangat sensitif. Secara intensif melawan gatal, mengurangi sensasi rasa gatal, dan menyeimbangkan kembali mikrobioma kulit. Produk ini juga menutrisi kulit dan merawat lapisan penghalang kulit.
3. La Roche-Posay LIPIKAR Stick AP, yang dengan seketika meringankan sensasi gatal, dorongan untuk menggaruk, dan menyejukkan kulit. Aplikasikan di wajah dan tubuh saat Anda sangat ingin menggaruk.
Perawatan secara rutin untuk eksim kering di tangan dan area lainnya menggunakan rangkaian La Roche-Posay LIPIKAR akan membantu meningkatkan kualitas hidup Anda. Untuk mendapatkan rangkaian produk ini, Anda bisa membelinya di Official Store La Roche-Posay Indonesia di marketplace ternama.