Kanker Kulit Seperti Apa? Ini Ciri-Ciri, Jenis, dan Cara Mencegahnya

Article Read Duration 10 menit membaca

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling umum. Paparan sinar matahari, khususnya UVA dan UVB, menjadi penyebab utama kerusakan kulit yang dapat berkembang menjadi kanker kulit. Memahami ciri-ciri, jenis, penyebab, serta langkah pencegahannya dapat membantu Anda mengenali risiko sejak dini dan melindungi kulit dengan tepat.

Ciri-Ciri Kanker Kulit

Kanker kulit sering kali muncul sebagai perubahan pada kulit yang tidak biasa. Tanda-tandanya dapat bervariasi, namun beberapa ciri yang umum terjadi yaitu:

  1. Benjolan baru pada kulit. Muncul benjolan yang terus tumbuh, bisa berwarna putih, merah, atau merah muda. Teksturnya kadang terasa lunak saat disentuh.

  2. Bercak yang berubah atau tidak sembuh-sembuh. Kulit bisa memunculkan bercak kasar, bersisik, atau tampak menonjol. Ada juga bercak merah atau cokelat yang terlihat seperti bekas luka dan tidak pulih meski sudah berminggu-minggu.

  3. Muncul tahi lalat baru atau ada perubahan pada tahi lalat. Tahi lalat baru atau tahi lalat lama yang menunjukkan perubahan bentuk, warna, atau ukuran bisa menjadi tanda kanker kulit. Metode ABCDE dapat membantu mengenali gejalanya:

    A: Asimetris. Apakah bentuk tahi lalat Anda asimetris atau tidak beraturan?

    B: Border atau Tepi. Apakah bagian tepi tahi lalat Anda tampak kabur, bergerigi, atau tidak rata?

    C: Color atau Warna. Apakah tahi lalat Anda memiliki warna berbeda-beda?

    D: Diameter. Apakah diameter tahi lalat Anda lebih besar dari 6 mm?

    E: Evolusi atau Perubahan. Apakah tahi lalat Anda mengalami perubahan dari waktu ke waktu, seperti lebih besar, berubah warna, atau terasa gatal/nyeri?

 Jika Anda mengalami salah satu dari tanda di atas, berkonsultasilah dengan ahli dermatologi sesegera mungkin untuk melakukan pemeriksaan profesional.

 Baca juga: Mengenali Alergi Matahari dan Cara Menghadapinya

Jenis Kanker Kulit 

Kanker kulit dikelompokkan menjadi 3 kategori utama:

  • Keratosis aktinik atau keratosis solar: Lesi yang sangat umum ini bukan kanker kulit. Ini adalah ruam bersisik yang kasar jika disentuh dan cenderung muncul kembali di permukaan kulit. Ruam ini muncul setelah terpapar sinar matahari dalam waktu lama dan berulang. Mereka menunjukkan bahwa kulit kehilangan kemampuan alaminya untuk melindungi dirinya sendiri terhadap matahari dan sinar UV-nya. Beberapa di antaranya dapat menyebabkan perkembangan kanker kulit. Keratosis aktinik bisa dicegah dengan penggunaan sunscreen seumur hidup.
  • Karsinoma sel basal: Ini merupakan 90% dari kanker kulit dan terutama disebabkan karena sering terpapar sinar matahari dan berulang selama masa dewasa. Dengan deteksi dini, karsinoma sel basal bisa dirawat karena pertumbuhannya lambat. Mengingat karsinoma sel basal biasanya terletak pada wajah, deteksi terlambat bisa menyebabkan tanda parut yang tidak elok. Karena itulah penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan ahli dermatologi jika memiliki gumpalan, benjolan, atau borok pada kulit. Untuk mencegah bentuk kanker kulit ini, gunakan sunscreen UVA-UVB dengan spektrum luas setiap hari, terutama di area yang terpapar seperti wajah.
  • Melanoma: Bentuk kanker kulit yang ganas. Ini adalah jenis kanker kulit paling berbahaya karena bisa membahayakan nyawa pasien. Kanker ini muncul akibat paparan sinar matahari yang singkat namun intens, seperti yang menyebabkan luka bakar. Bisa berupa noda berwarna cokelat atau hitam pada kulit sehat. Dan dalam 35% kasus, kanker ini melibatkan tahi lalat yang sudah ada sebelumnya. Jika didiagnosis selama tahap pertama perkembangannya, bisa sepenuhnya diobati dengan perawatan medis. Karena itu, jika menemukan lesi yang mencurigakan, sangat penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan ahli dermatologi.

Penyebab Kanker Kulit

Sinar UV: Penyebab Utama Kanker Kulit

Saat ini, risiko menderita kanker kulit adalah 1/1.001. Waktu liburan yang lebih panjang, perjalanan ke destinasi yang lebih terik, aktivitas luar ruangan, dan penggelapan warna kulit buatan semuanya membantu menjelaskan peningkatan dalam jumlah kanker kulit. Ini dikarenakan oleh paparan sinar matahari yang menjadi penyebab terpenting kanker kulit.. Statistik yang mengejutkan: Dengan hanya 5 luka bakar akibat sinar matahari hingga melepuh sebelum usia 20 tahun, hal ini bisa meningkatkan risiko melanoma hingga 80%.. Untungnya, dengan perlindungan yang tepat, luka bakar akibat sinar matahari dapat dihindari. Karenanya, sangatlah penting untuk menggunakan sunscreen UVA-UVB spektrum luas setiap hari untuk mencegah kanker kulit.

Tahi Lalat: Meningkatkan Risiko Kanker Kulit

Antara masa kanak-kanak dan remaja, paparan sinar matahari memengaruhi jumlah tahi lalat yang bisa muncul pada kulit serta ukurannya. Namun demikian, semakin banyak tahi lalat yang dimiliki seseorang, semakin besar risiko mereka untuk mengalami kanker kulit, mengingat 35% kanker kulit berkembang dari tahi lalat yang sudah ada sebelumnya2. Karena itulah sangat penting untuk melindungi anak-anak dan remaja secara efektif dari matahari untuk memperkecil munculnya tahi lalat baru. Selain itu, terpaparnya tahi lalat yang ada secara berlebihan pada matahari memengaruhi perkembangan lesi yang bisa menjadi bersifat kanker.

Apa pesan intinya? Penggunaan sunscreen dapat mencegah kanker kulit: sunscreen harus digunakan dalam jumlah banyak setiap 2 jam sekali, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja, namun juga sepanjang masa dewasa. Jika Anda memiliki banyak tahi lalat pada kulit, Anda harus memberikan perhatian khusus pada penggunaan sunscreen untuk mencegah kanker kulit.

Faktor Risiko Kanker Kulit

 

Ada beberapa faktor yang memengaruhi risiko timbulnya kanker kulit pada kulit Anda. Jika faktor di bawah ini berlaku pada Anda, gunakan sunscreen dengan intens untuk mencegah kanker kulit:

  • Anda memiliki kulit berwarna terang (fototipe I atau II pada skala Fitzpatrick*), yang sangat jarang mengalami penggelapan warna kulit dan sering mengalami luka bakar.
  • Anda memiliki bintik-bintik atau tahi lalat pada kulit dengan tampilan berbeda-beda (ukuran, bentuk, warna).
  • Anda pernah mengalami luka bakar parah akibat sinar matahari saat kanak-kanak atau sering terpapar sinar matahari yang kuat selama masa kanak-kanak dan remaja.
  • Ada riwayat kanker kulit di keluarga Anda.

Pencegahan Kanker Kulit

1. Lindungi Kulit dari Sinar Matahari

Para ahli dermatologi sepakat bahwa jendela waktu sangat penting bagi pencegahan kanker kulit adalah usia 0-20 tahun. 86% melanoma dikaitkan dengan paparan terhadap sinar UVA dan UVB secara berlebihan dan 80% kerusakan kulit yang disebabkan oleh matahari terjadi sebelum usia 18 tahun. Karena itulah perilaku berhati-hati terhadap sinar matahari pada masa kanak-kanak dan remaja sangat penting untuk menjaga kesehatan pada masa depan, bahkan hingga puluhan tahun kemudian. Karena itulah penting untuk mendidik anak-anak mengenai perilaku cermat sejak usia sangat dini untuk membuat mereka mandiri dalam melindungi kulit. Perilaku dasar:

  • Cari perlindungan antara pukul 11.00 dan 15.00 ketika matahari bersinar paling kuat.
  • Kenakan pakaian pelindung seperti topi, kacamata hitam, kemeja berlengan panjang, dll.
  • Usapkan sangat banyak sunscreen UVA-UVB dengan perlindungan sangat tinggi setiap 2 jam sekali atau setelah berenang, mengeringkan tubuh, atau berkeringat.

Baca juga: Ini Cara Pakai Sunscreen Yang Benar, Jangan Salah!

 

2. Gunakan Sunscreen yang Melindungi dari Sinar UVA, UVB, dan Ultra-Long UVA

Tidak semua sunscreen bekerja dengan tingkat perlindungan yang sama. Untuk perlindungan optimal, pilih sunscreen dengan kemampuan melindungi dari UVA, UVB, dan Ultra-Long UVA. Sinar Ultra-Long UVA dapat menembus hingga lapisan terdalam kulit, berkontribusi pada kerusakan DNA, penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga meningkatnya risiko kanker kulit. Karena itu, penting memilih sunscreen dengan filter UV yang telah teruji melindungi dari ketiga kategori sinar tersebut.

 La Roche-Posay Anthelios UVMune 400 menggunakan Mexoryl 400, filter UV terbaru yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA, UVB, hingga Ultra-Long UVA yang sulit ditangkal oleh sunscreen biasa.

 Dilengkapi Netlock Technology, formulanya lebih stabil, melembapkan, tahan air dan keringat, serta tidak meninggalkan whitecast. Sunscreen ini juga diformulasikan tanpa parfum dan teruji aman untuk kulit sensitif.

 Baca juga: 5 Sunscreen Terbaik dari La Roche-Posay, Cocok untuk Kulit Sensitif

Apakah Sunscreen Dapat Menyebabkan Kanker?

Apakah sunscreen aman?

Keamanan sunscreen saat ini menjadi pokok masalah dalam banyak perdebatan online. Klaim baru-baru ini bahkan menyatakan bahwa sunscreen sebenarnya bisa menyebabkan kanker. Namun jika kita melihat bukti ilmiah yang tersedia, klaim itu sepenuhnya tidak berdasar.

Fakta: Hingga kini tidak ada data yang diterbitkan menunjukkan efek kesehatan buruk apa pun pada manusia akibat penggunaan sunscreen secara teratur4. Keamanan sunscreen telah diteliti di berbagai laboratorium selama bertahun-tahun. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bukti yang menarik bahwa sunscreen aman sekaligus efektif.

 

Bisakah sunscreen menyebabkan kanker kulit?

Banyak penelitian ilmiah membantah klaim bahwa sunscreen bisa menyebabkan melanoma. Penilaian menyeluruh terhadap ribuan orang telah menunjukkan secara jelas bahwa penggunaan sunscreen tidak meningkatkan peluang seseorang untuk menderita melanoma.5,6

Fakta: Matahari menyebabkan kanker kulit. Kita mengetahui dengan pasti bahwa matahari - atau radiasi UV - menyebabkan kanker kulit dan sunscreen melindungi terhadap melanoma. Dalam kasus melanoma, 86% kasus tercatat diakibatkan oleh paparan secara berlebihan pada sinar matahari. Journal of Clinical Oncology menerbitkan penelitian klinis 2011 pada lebih dari 1.600 orang yang menunjukkan bahwa penggunaan sunscreen secara teratur mengurangi kejadian melanoma hingga 50-73%.

Temukan produk La Roche-Posay di Official Store La Roche-Posay Indonesia di berbagai marketplace ternama maupun drugstore terdekat. Gunakan juga fitur Spotscan+, teknologi analisa kulit online berbasis AI yang membantu memberikan rekomendasi perawatan sesuai kebutuhan kulit Anda.

 
BENAR
ATAU SALAH
TIDAK PERLU MEMAKAI
PERLINDUNGAN TERHADAP MATAHARI SAAT CUACA MENDUNG.
SALAH
Di saat hari mendung dan hujan, kulit yang terpapar sinar UV dapat secara bertahap menyebabkan munculnya bercak dan tanda penuaan akibat sinar ultraviolet. Untuk melindungi kulit Anda sepenuhnya, pakai sunscreen setiap hari, tidak hanya pada saat ada terik sinar matahari. 
SEMAKIN CEPAT KANKER KULIT
TERDETEKSI, SEMAKIN BAIK.
BENAR
Jika terdeteksi sejak dini, 90% kanker kulit dapat disembuhkan. Karena itulah pemeriksaan penting untuk dilakukan. Di antara kunjungan Anda ke dokter spesialis kulit, gunakan [HALAMAN AWAL LINDUNGI KULIT ANDA] untuk memperhatikan tahi lalat pada tubuh Anda dan orang terkasih Anda. Dan tentu saja, jadikan sunscreen atau tabir surya sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk melindungi kulit serta mencegah kanker kulit.
MATAHARI BISA MENYEBABKAN
PENUAAN DINI.
BENAR
Sinar UVA mengganggu struktur pendukung kulit seperti kolagen dan serat elastin. Seiring berlalunya waktu, paparan sinar matahari menyebabkan hilangnya kekenyalan dan elastisitas kulit, serta menyebabkan kerutan. Sinar UVB juga merangsang produksi pigmen secara acak dan tidak teratur yang menyebabkan noda hitam dan warna kulit kusam. Secara umum, perubahan pada kulit ini dikenal sebagai penuaan akibat sinar ultraviolet.
TIDAK PERLU MEMAKAI
PERLINDUNGAN TERHADAP MATAHARI SAAT CUACA MENDUNG.
SALAH
Di saat hari mendung dan hujan, kulit yang terpapar sinar UV dapat secara bertahap menyebabkan munculnya bercak dan tanda penuaan akibat sinar ultraviolet. Untuk melindungi kulit Anda sepenuhnya, pakai sunscreen setiap hari, tidak hanya pada saat ada terik sinar matahari. 
SEMAKIN CEPAT KANKER KULIT
TERDETEKSI, SEMAKIN BAIK.
BENAR
Jika terdeteksi sejak dini, 90% kanker kulit dapat disembuhkan. Karena itulah pemeriksaan penting untuk dilakukan. Di antara kunjungan Anda ke dokter spesialis kulit, gunakan [HALAMAN AWAL LINDUNGI KULIT ANDA] untuk memperhatikan tahi lalat pada tubuh Anda dan orang terkasih Anda. Dan tentu saja, jadikan sunscreen atau tabir surya sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk melindungi kulit serta mencegah kanker kulit.
MATAHARI BISA MENYEBABKAN
PENUAAN DINI.
BENAR
Sinar UVA mengganggu struktur pendukung kulit seperti kolagen dan serat elastin. Seiring berlalunya waktu, paparan sinar matahari menyebabkan hilangnya kekenyalan dan elastisitas kulit, serta menyebabkan kerutan. Sinar UVB juga merangsang produksi pigmen secara acak dan tidak teratur yang menyebabkan noda hitam dan warna kulit kusam. Secara umum, perubahan pada kulit ini dikenal sebagai penuaan akibat sinar ultraviolet.
TIDAK PERLU MEMAKAI
PERLINDUNGAN TERHADAP MATAHARI SAAT CUACA MENDUNG.
SALAH
Di saat hari mendung dan hujan, kulit yang terpapar sinar UV dapat secara bertahap menyebabkan munculnya bercak dan tanda penuaan akibat sinar ultraviolet. Untuk melindungi kulit Anda sepenuhnya, pakai sunscreen setiap hari, tidak hanya pada saat ada terik sinar matahari. 

KAMI JUGA MEMILIKI
BERAGAM PRODUK UNTUK KELUHAN INI

ANTHELIOS adalah perintis di pasar perawatan terhadap sinar matahari (suncare). Perlindungan sangat tinggi dengan spektrum luasnya dihasilkan dari penelitian klinis lanjutan selama lebih dari 25 tahun dalam perawatan terhadap sinar matahari dan kulit sensitif.

    KOMITMEN
    KEAMANAN KAMI

    Standar keamanan yang melampaui peraturan kosmetik internasional.

    laroche posay safety commitment product allergy tested model close up

    100% PRODUCTS
    ALLERGY TESTED

    Lihat Selengkapnya
    Satu Prasyarat = Allergy Tested
    Jika terdeteksi satu kasus, kami akan kembali ke lab dan melakukan formulasi ulang
    laroche posay safety commitment essential active dose product head

    HANYA BAHAN-BAHAN YANG DIPERLUKAN,
    DENGAN KADAR BAHAN YANG TEPAT

    Lihat Selengkapnya
    Produk kami dikembangkan bersama dengan ahli dermatologi dan toksikologi, dan hanya mengandung bahan-bahan yang diperlukan, dengan kadar bahan yang tepat.
    laroche posay safety commitment sensitive skin model baby

    LULUS UJI
    PADA KULIT SANGAT SENSITIF
     

    Lihat Selengkapnya
    Produk kami telah diuji pada konsumen dengan kulit yang sensitif: kulit reaktif, alergi, berjerawat, rentan tampak memerah, terasa pedih maupun panas, kering, atau terasa gatal, sangat sensitif, rusak, atau rapuh akibat pengobatan kanker.
    laroche posay safety commitment formula protection product head

    PERLINDUNGAN FORMULA
    DARI WAKTU KE WAKTU

    Lihat Selengkapnya
    Kami memilih kemasan dengan perlindungan maksimal yang hanya menggunakan bahan pengawet seperlunya, untuk selalu mengedepankan keamanan dan kualitas produk.