Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Pori-Pori Besar

Article Read Duration 5 menit membaca

Kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer meskipun pori terlihat besar. Memilih moisturizer untuk kulit berminyak yang tepat, seperti yang mengandung Salicylic Acid dan Niacinamide, justru dapat membantu mengontrol produksi minyak berlebih sekaligus menyamarkan tampilan pori tanpa membuat kulit kering. Simak artikel berikut untuk tahu cara memilih moisturizer yang sesuai untuk kulit berminyak dan pori besar, termasuk rekomendasi La Roche-Posay Effaclar Supramolecular yang dirancang khusus untuk permasalahan kulit ini.

Apakah Kulit Berminyak dengan Pori Besar Tetap Membutuhkan Moisturizer?

Ya, kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer meskipun pori terlihat besar. Kulit berminyak memproduksi sebum secara alami melalui kelenjar minyak (sebaceous gland), namun ketika kulit mengalami dehidrasi, kelenjar ini justru dapat memproduksi lebih banyak sebum sebagai mekanisme kompensasi. Akibatnya, kulit menjadi semakin greasy atau berminyak dan pori terlihat lebih besar akibat tertarik oleh produksi minyak berlebih dari bawah permukaan kulit.

Melewatkan moisturizer pada kulit berminyak dapat memperburuk siklus ini. Sebaliknya, moisturizer dengan formula yang tepat membantu menjaga kadar air kulit tetap seimbang, sehingga sinyal produksi minyak berlebih dapat lebih terkontrol tanpa mengorbankan hidrasi.

Baca juga: Sabun Cuci Muka yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Bagaimana Memilih Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Pori Besar?

Memilih moisturizer untuk kulit berminyak dan pori besar memerlukan perhatian khusus pada tekstur maupun kandungan aktif di dalamnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

 

1. Pilih Tekstur Gel yang Ringan

Tekstur gel atau water-based lebih disarankan untuk kulit berminyak dibandingkan krim yang kental. Tekstur ini memberikan hidrasi tanpa meninggalkan rasa berat atau lengket di kulit, sehingga tidak menambah kesan greasy pada wajah.

 

2. Cari Kandungan Oil Control Seperti Niacinamide

Niacinamide (Vitamin B3) dikenal luas dalam dunia dermatologi karena kemampuannya membantu mengatur produksi sebum pada kelenjar minyak. Sejumlah studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan niacinamide secara rutin dapat menurunkan tingkat sekresi sebum serta memperbaiki tampilan pori dalam beberapa minggu penggunaan.[1] Meski ukuran pori sebagian besar dipengaruhi faktor genetik, niacinamide membantu menyamarkan tampilannya dengan mengontrol produksi minyak dari sumbernya.

 

3. Cari Kandungan Pembersih Pori Seperti Saliyclic Acid

Salicylic Acid (BHA) bersifat larut dalam minyak, sehingga mampu menjangkau bagian dalam pori untuk membantu membersihkan sumbatan minyak dan sel kulit mati yang membuat pori terlihat stretched atau membesar. Kombinasi Salicylic Acid dengan Niacinamide bekerja saling melengkapi: Salicylic Acid membersihkan sumbatan yang sudah ada, sementara Niacinamide membantu mengatur volume produksi minyak dalam jangka panjang.[2]

 

4. Pilih Formula yang Mudah Meresap

Selain tekstur dan kandungan aktif, formula yang cepat meresap tanpa meninggalkan residu lengket menjadi pertimbangan penting, terutama bagi yang menggunakan moisturizer sebagai dasar sebelum makeup. Formula yang mudah meresap juga membantu produk skincare lain bekerja lebih optimal setelahnya.

 

Baca juga: Rekomendasi Serum Eksfoliasi dengan Salicylic Acid yang Aman di Kulit

Apa Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Pori-Pori Besar?

Rekomendasi moisturizer untuk kulit berminyak dan berpori-pori besar harus mengandung Niacinamide dan Salicylic Acid serta bertekstur ringan seperti La Roche-Posay Effaclar Supramolecular Moisturizer.

La Roche-Posay Effaclar Supramolecular Moisturizer

La Roche-Posay Effaclar Supramolecular Moisturizer hadir sebagai moisturizer harian yang dirancang khusus untuk menjawab concern kulit berminyak dengan pori terlihat besar. Diperkaya Salicylic Acid dan Niacinamide, produk ini menggunakan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche-Posay.

 

Teknologi Supramolecular bekerja melalui dua mekanisme utama:

  1. Temporary bonding yang mengikat Salicylic Acid dan Niacinamide agar bekerja secara sinergis, meningkatkan penetrasi Salicylic Acid lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kombinasi konvensional.
  2. Struktur nano-sized yang membantu bahan aktif menjangkau pilosebaceous unit atau pusat produksi minyak secara lebih presisi (hyperselective targeting).

 

Beberapa keunggulan La Roche-Posay Effaclar Supramolecular:

  • Bertekstur gel ringan, water-based, dan mudah meresap tanpa rasa lengket
  • Membantu menyamarkan tampilan pori sejak pemakaian pertama
  • Memberikan 48 jam Matte Hydration untuk mengontrol minyak berlebih tanpa mengorbankan hidrasi kulit
  • Diformulasikan non-comedogenic sehingga aman digunakan pada kulit berminyak dan rentan berjerawat
  • Cocok digunakan sebagai dasar sebelum makeup bagi yang membutuhkan tampilan matte tahan lama

 

Temukan produk La Roche-Posay di Official Store La Roche-Posay Indonesia di berbagai marketplace ternama maupun drugstore terdekat. Gunakan juga fitur Spotscan+, teknologi analisa kulit online berbasis AI yang membantu memberikan rekomendasi perawatan sesuai kebutuhan kulit Anda.

 

Referensi:

  1. Draelos, Z. D., Matsubara, A., & Smiles, K. (2006). The effect of 2% niacinamide on facial sebum production. Journal of Cosmetic and Laser Therapy, 8(2), 96–101.
  2. DermNet NZ. Salicylic acid. Diakses dari dermnetnz.org.

FAQ

1. Pelembab mana yang ringan dan tidak menyumbat pori untuk kulit berminyak?

Pelembab bertekstur gel atau water-based dengan label non-comedogenic paling disarankan untuk kulit berminyak. La Roche-Posay Effaclar Supramolecular, misalnya, memiliki tekstur gel ringan yang cepat meresap dan diformulasikan non-comedogenic, sehingga membantu mengontrol minyak berlebih tanpa menyumbat pori.

2. Apa kandungan yang sebaiknya ada di pelembab untuk kulit berminyak?

Kandungan yang sebaiknya dicari adalah Salicylic Acid dan Niacinamide. Salicylic Acid membantu membersihkan sumbatan pori dan mengontrol minyak, sementara Niacinamide membantu mengatur produksi sebum serta menenangkan kulit. Kombinasi keduanya bekerja lebih optimal dibandingkan penggunaan salah satu bahan saja.

3. Wajah berminyak apa harus pakai moisturizer?

Ya. Wajah berminyak tetap membutuhkan moisturizer karena kulit yang dehidrasi dapat memicu kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak sebagai kompensasi. Memilih moisturizer dengan tekstur ringan dan kandungan yang tepat justru membantu mengontrol produksi minyak, bukan memperparahnya.

4. Kulit berminyak pakai moisturizer tekstur apa?

Kulit berminyak paling cocok menggunakan moisturizer bertekstur gel atau water-based lotion. Tekstur ini ringan, cepat meresap, dan tidak meninggalkan rasa berat atau lengket di kulit dibandingkan tekstur krim yang lebih kental.

5. Bagaimana cara mengatasi kulit berminyak dan pori-pori besar?

Kulit berminyak dan pori besar dapat diatasi dengan rutin menggunakan moisturizer yang mengandung Salicylic Acid dan Niacinamide, dua kali sehari pada pagi dan malam. Kandungan ini bekerja membersihkan sumbatan pori sekaligus mengontrol produksi sebum dari sumbernya, sehingga tampilan pori dan kilap berlebih dapat lebih terkontrol seiring waktu.[

KOMITMEN
KEAMANAN KAMI

Standar keamanan yang melampaui peraturan kosmetik internasional.

laroche posay safety commitment product allergy tested model close up

100% PRODUCTS
ALLERGY TESTED

Lihat Selengkapnya
Satu Prasyarat = Allergy Tested
Jika terdeteksi satu kasus, kami akan kembali ke lab dan melakukan formulasi ulang
laroche posay safety commitment essential active dose product head

HANYA BAHAN-BAHAN YANG DIPERLUKAN,
DENGAN <strong>KADAR BAHAN</strong> YANG TEPAT

Lihat Selengkapnya
Produk kami dikembangkan bersama oleh ahli dermatologi dan ahli toksikologi, dan hanya mengandung bahan-bahan yang diperlukan, dengan kandungan bahan yang tepat.
laroche posay safety commitment sensitive skin model baby

TERUJI
PADA KULIT YANG SANGAT SENSITIF
 

Lihat Selengkapnya
Produk kami telah diuji pada konsumen dengan kulit yang sensitif: kulit reaktif, alergi, rentan jerawat, rentan memerah, terasa pedih maupun panas, kering, atau terasa gatal, rusak, atau rapuh akibat pengobatan kanker.
laroche posay safety commitment formula protection product head

PERLINDUNGAN FORMULA
DARI WAKTU KE WAKTU

Lihat Selengkapnya
Kami memilih kemasan dengan perlindungan maksimal yang hanya menggunakan bahan pengawet seperlunya, untuk selalu mengedepankan keamanan dan kualitas produk.

PELAJARI SELENGKAPNYA TENTANG
APAKAH JERAWAT ITU