7 Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah Agar Terlihat Mulus

Article Read Duration 5 menit membaca

Pori-pori wajah pada dasarnya tidak dapat dikecilkan secara permanen karena ukurannya ditentukan oleh faktor genetik. Namun, tampilan pori yang membesar akibat sumbatan sebum, penumpukan sel kulit mati, atau penurunan kolagen tetap bisa disamarkan secara signifikan melalui perawatan kulit yang konsisten, seperti eksfoliasi dengan BHA, penggunaan retinol, hingga pelembap yang tepat. Simak secara lengkap 7 cara mengecilkan pori-pori wajah berikut agar kulit terlihat lebih mulus, termasuk rekomendasi La Roche-Posay Effaclar Supramolecular yang dirancang khusus untuk menyamarkan tampilan pori.

Kenapa Pori-pori Wajah Terlihat Besar?

Tampilan pori yang besar dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor yang saling berkaitan:

  • Faktor genetik, ukuran dasar pori sangat dipengaruhi oleh keturunan dan tidak dapat diubah secara permanen
  • Produksi sebum atau minyak berlebih, pori melebar untuk mengeluarkan volume minyak yang lebih banyak, terutama pada kulit berminyak
  • Sumbatan sel kulit mati dan kotoran, yang bercampur dengan sebum dan membuat pori tampak semakin besar serta memicu komedo
  • Penurunan produksi kolagen akibat usia, kulit di sekitar pori kehilangan penyangganya sehingga tampak melar dan kendur
  • Paparan sinar matahari, mempercepat kerusakan kolagen dan memperparah tampilan pori yang kendur

Karena ukuran pori tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, langkah paling efektif adalah menyamarkan tampilannya melalui kombinasi kebersihan kulit, kandungan aktif yang tepat, dan perlindungan dari sinar matahari.

Bagaimana Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah?

Meski ukuran pori tidak dapat diubah secara permanen, tampilannya tetap bisa disamarkan melalui kombinasi kebersihan kulit, kandungan aktif yang tepat, dan perlindungan harian. Berikut 7 cara yang bisa dilakukan secara konsisten untuk membuat pori-pori wajah terlihat lebih mulus.

 

1. Rutin Membersihkan Wajah dengan Teknik Double Cleansing

Membersihkan wajah dua kali, dimulai dengan pembersih berbasis minyak untuk mengangkat sisa makeup dan sunscreen, lalu diikuti pembersih berbasis air, membantu mengangkat sebum dan kotoran secara menyeluruh dari dalam pori. Teknik ini penting dilakukan setiap malam agar pori tidak tersumbat oleh penumpukan residu sepanjang hari, yang jika dibiarkan dapat membuat pori tampak semakin besar.

Baca juga: Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

 

2. Aplikasikan Pelembap untuk Mencegah Dehidrasi Kulit

Saat kulit kering dan dehidrasi, kulit di sekitar pori kehilangan kekencangannya sehingga pori justru terlihat lebih menonjol dan besar. Melewatkan pelembap, terutama pada kulit berminyak, juga dapat memicu produksi sebum berlebih sebagai kompensasi, yang pada akhirnya melebarkan pori lebih jauh. Menjaga kulit tetap terhidrasi dengan moisturizer yang bagus sesuai jenis kulit menjadi langkah dasar sebelum mengaplikasikan perawatan pori lainnya.

 

3. Eksfoliasi Berkala dengan BHA (Salicylic Acid) untuk Membersihkan Sumbatan Pori

Salicylic Acid bersifat larut dalam minyak, sehingga mampu menjangkau bagian dalam pori untuk membersihkan sumbatan sebum dan sel kulit mati yang membuat pori terlihat stretched atau meregang. Eksfoliasi berkala dengan serum Salicylic Acid membantu mengangkat sumbatan tersebut secara bertahap, sehingga tampilan pori dapat lebih tersamarkan seiring waktu.

Baca juga: Rekomendasi Serum Eksfoliasi dengan Salicylic Acid yang Aman di Kulit

 

4. Gunakan Serum Niacinamide untuk Mengencangkan Saluran Pori

Niacinamide (Vitamin B3) membantu mengatur produksi sebum pada kelenjar minyak. Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan niacinamide topikal secara rutin dapat menurunkan tingkat sekresi sebum serta memperbaiki tampilan pori dalam beberapa minggu penggunaan.[¹] Meski tidak mengubah ukuran pori secara struktural, niacinamide membantu menyamarkan tampilannya dengan mengontrol volume minyak yang keluar dari pori.

 

5. Aplikasikan Retinol di Malam Hari untuk Merangsang Produksi Kolagen Baru

Retinol bekerja melalui tiga mekanisme untuk menyamarkan pori:

  1. Mempercepat pergantian sel kulit sehingga sumbatan tidak menumpuk
  2. Mengatur produksi sebum
  3. Merangsang produksi kolagen baru di sekitar pori.

Studi klinis menunjukkan retinol topikal efektif mengurangi tampilan ukuran pori pada sebagian besar partisipan setelah 12 minggu penggunaan konsisten, karena kolagen yang terbentuk kembali membantu mengencangkan struktur penyangga di sekitar pori.[²][³] Gunakan retinol secara bertahap di malam hari untuk meminimalkan risiko iritasi.

 

6. Gunakan Clay Mask 1–2 Kali Seminggu

Clay mask dengan kandungan kaolin dan bentonite bekerja menyerap sebum berlebih dan membersihkan sumbatan pori secara mendalam. Sebuah studi klinis pada masker clay dengan kombinasi kaolin dan bentonite menunjukkan penurunan sebum instan hingga 68,97% setelah pemakaian, serta pengurangan komedo tertutup dan terbuka masing-masing sebesar 46,44% dan 65,77% setelah 4 minggu penggunaan rutin dua kali seminggu.[⁴] Studi yang sama juga menunjukkan peningkatan hidrasi kulit sebesar 29,65%, membuktikan clay mask tidak selalu membuat kulit kering seperti anggapan umum.

 

7. Gunakan Sunscreen Setiap Hari untuk Mencegah Degradasi Kolagen

Paparan sinar UV mempercepat kerusakan kolagen yang menyangga struktur pori, sehingga pori tampak semakin kendur dan besar dari waktu ke waktu. Menggunakan sunscreen setiap hari, termasuk sunscreen untuk kulit berminyak dan pori besar yang bertekstur ringan dan non-comedogenic, membantu mencegah degradasi kolagen sekaligus tidak menambah kilap atau menyumbat pori.

Baca juga: 7 Cara Pakai Retinol yang Benar untuk Pemula agar Kulit Tidak Iritasi

Effaclar Supramolecular: Gel Moisturizer untuk Menyamarkan Pori-pori

La Roche-Posay Effaclar Supramolecular Moisturizer adalah moisturizer untuk kulit berminyak dan pori-pori besar. Dengan tekstur gel ringan yang diperkaya Salicylic Acid dan Niacinamide, produk ini menggunakan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche-Posay.

Teknologi Supramolecular bekerja melalui mekanisme temporary bonding yang mengikat Salicylic Acid dan Niacinamide agar bekerja secara sinergis, meningkatkan penetrasi Salicylic Acid lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kombinasi konvensional, serta struktur nano-sized yang menjangkau pilosebaceous unit atau pusat produksi minyak secara lebih presisi.

Hasilnya, Effaclar Supramolecular membantu menyamarkan tampilan pori sejak pemakaian pertama dan memberikan 48 jam Matte Hydration, sehingga produksi minyak berlebih lebih terkontrol tanpa mengorbankan hidrasi kulit.

Temukan produk La Roche-Posay di Official Store La Roche-Posay Indonesia di berbagai marketplace ternama maupun drugstore terdekat. Gunakan juga fitur Spotscan+, teknologi analisa kulit online berbasis AI yang membantu memberikan rekomendasi perawatan sesuai kebutuhan kulit Anda.

 

Referensi:

  1. Draelos, Z. D., Matsubara, A., & Smiles, K. (2006). The effect of 2% niacinamide on facial sebum production. Journal of Cosmetic and Laser Therapy, 8(2), 96–101.
  2. Kong, R., et al. (2016). A comparative study of the effects of retinol and retinoic acid on histological, molecular, and clinical properties of human skin. Journal of Cosmetic Dermatology.
  3. Farris, P., Berson, D., Bhatia, N., Goldberg, D., Lain, E., Mariwalla, K., Zeichner, J., Miller, D., McGuire, T., & Kizoulis, M. (2024). Efficacy and Tolerability of Topical 0.1% Stabilized Bioactive Retinol for Photoaging: A Vehicle-Controlled Integrated Analysis. Journal of drugs in dermatology : JDD, 23(4), 209–215. https://doi.org/10.36849/JDD.8124
  4. Zhang, X., Zhang, Z., Tao, H., He, X., Hsu, K., Wang, W., Fang, X., & Steel, A. (2023). Comprehensive assessment of the efficacy and safety of a clay mask in oily and acne skin. Skin research and technology : official journal of International Society for Bioengineering and the Skin (ISBS) [and] International Society for Digital Imaging of Skin (ISDIS) [and] International Society for Skin Imaging (ISSI), 29(11), e13513. https://doi.org/10.1111/srt.13513

FAQ

1. Bagaimana cara mengecilkan pori-pori wajah secara alami?

Pori-pori wajah tidak dapat dikecilkan secara permanen karena ukurannya ditentukan genetik, namun tampilannya dapat disamarkan secara alami dengan rutin membersihkan wajah melalui double cleansing, menjaga kulit tetap terhidrasi, serta menggunakan clay mask 1–2 kali seminggu untuk mengangkat sumbatan sebum.

2. Produk apa saja yang direkomendasikan untuk pori-pori besar di wajah?

Produk yang direkomendasikan meliputi serum atau moisturizer dengan kandungan Niacinamide dan Salicylic Acid, retinol untuk malam hari, clay mask untuk perawatan mingguan, serta sunscreen non-comedogenic. La Roche-Posay Effaclar Supramolecular menggabungkan Salicylic Acid dan Niacinamide dalam satu formula gel ringan yang dirancang khusus untuk menyamarkan tampilan pori.

3. Apakah es batu bisa mengecilkan pori-pori di wajah?

Tidak. Menurut dermatolog, es batu hanya memberikan efek pengencangan sementara melalui vasokonstriksi pembuluh darah, sehingga menciptakan ilusi visual pori tampak lebih kecil. Begitu suhu kulit kembali normal, pori akan kembali ke ukuran aslinya, karena pori bukan otot yang dapat membuka dan menutup.

4. Bahan alami apa yang bisa mengecilkan pori-pori di wajah?

Tidak ada bahan alami yang dapat mengecilkan pori-pori secara permanen, namun kandungan seperti clay (kaolin dan bentonite) dapat membantu menyerap sebum dan membersihkan sumbatan pori, sehingga tampilan pori terlihat lebih halus dan tersamarkan.

5. Apa penyebab muka berpori-pori besar?

Penyebab utamanya meliputi faktor genetik, produksi sebum berlebih yang melebarkan saluran pori, sumbatan sel kulit mati dan kotoran, serta penurunan produksi kolagen akibat usia dan paparan sinar matahari yang membuat kulit di sekitar pori kendur.

BENAR
ATAU SALAH
MEMENCET JERAWAT
BERDAMPAK BURUK BAGI ANDA.
BENAR
Meskipun tampaknya merupakan cara cepat untuk mengatasi jerawat, memencet jerawat sebenarnya akan memperburuk keadaan kulit Anda yang rentan berjerawat karena bisa merusak folikel rambut yang telah terinfeksi dan meningkatkan peradangan. Anda bahkan dapat mengakibatkan infeksi baru dari kuku jari.Jadi, memencet jerawat adalah kebiasaan buruk dan harus dihindari!
GULA BISA
MEMPERBURUK JERAWAT.
BENAR
Berbagai penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa makanan dengan Indeks Glikemik tinggi - yang menyebabkan melonjaknya gula darah - bisa memperburuk jerawat.  Kami tahu ini lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan, namun untuk menjaga kulit Anda tetap indah, jauhkan diri Anda dari menyantap kudapan manis, minuman mengandung gula, dan hidangan yang terbuat dari tepung putih, dan sebaliknya memakan makanan berserat tinggi seperti yang terbuat dari biji-bijian dan kacang-kacangan utuh.
MAKANAN BERMINYAK
BERARTI KULIT BERMINYAK.
SALAH
Mitos umum tentang jerawat adalah bahwa lemak yang Anda konsumsi bisa membuat pori-pori Anda terlihat lebih berminyak, tapi tidak ada hubungan langsung di antara keduanya. Namun demikian, hidangan yang kaya akan lemak tidak jenuh dapat mendorong peradangan mikro di seluruh organ tubuh, termasuk kulit.  Singkatnya, daging berlemak dan kentang goreng tidak akan menyebabkan jerawat, namun menyantapnya secara tidak berlebihan adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
COKELAT TIDAK BAIK
UNTUK KULIT RENTAN BERJERAWAT.
SALAH
Tidak ada bukti yang kuat bahwa cokelat memiliki efek apa pun pada jerawat, meskipun hal ini akan berbeda pada tiap orang, sehingga jerawat mungkin muncul pada beberapa orang. Cokelat hitam atau dark chocolate sebenarnya mengandung bahan antioksidan yang baik untuk kulit Anda!
MEMENCET JERAWAT
BERDAMPAK BURUK BAGI ANDA.
BENAR
Meskipun tampaknya merupakan cara cepat untuk mengatasi jerawat, memencet jerawat sebenarnya akan memperburuk keadaan kulit Anda yang rentan berjerawat karena bisa merusak folikel rambut yang telah terinfeksi dan meningkatkan peradangan. Anda bahkan dapat mengakibatkan infeksi baru dari kuku jari.Jadi, memencet jerawat adalah kebiasaan buruk dan harus dihindari!
GULA BISA
MEMPERBURUK JERAWAT.
BENAR
Berbagai penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa makanan dengan Indeks Glikemik tinggi - yang menyebabkan melonjaknya gula darah - bisa memperburuk jerawat.  Kami tahu ini lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan, namun untuk menjaga kulit Anda tetap indah, jauhkan diri Anda dari menyantap kudapan manis, minuman mengandung gula, dan hidangan yang terbuat dari tepung putih, dan sebaliknya memakan makanan berserat tinggi seperti yang terbuat dari biji-bijian dan kacang-kacangan utuh.
MAKANAN BERMINYAK
BERARTI KULIT BERMINYAK.
SALAH
Mitos umum tentang jerawat adalah bahwa lemak yang Anda konsumsi bisa membuat pori-pori Anda terlihat lebih berminyak, tapi tidak ada hubungan langsung di antara keduanya. Namun demikian, hidangan yang kaya akan lemak tidak jenuh dapat mendorong peradangan mikro di seluruh organ tubuh, termasuk kulit.  Singkatnya, daging berlemak dan kentang goreng tidak akan menyebabkan jerawat, namun menyantapnya secara tidak berlebihan adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
COKELAT TIDAK BAIK
UNTUK KULIT RENTAN BERJERAWAT.
SALAH
Tidak ada bukti yang kuat bahwa cokelat memiliki efek apa pun pada jerawat, meskipun hal ini akan berbeda pada tiap orang, sehingga jerawat mungkin muncul pada beberapa orang. Cokelat hitam atau dark chocolate sebenarnya mengandung bahan antioksidan yang baik untuk kulit Anda!

KOMITMEN
KEAMANAN KAMI

Standar keamanan yang melampaui peraturan kosmetik internasional.

laroche posay safety commitment product allergy tested model close up

100% PRODUCTS
ALLERGY TESTED

Lihat Selengkapnya
Satu Prasyarat = Allergy Tested
Jika terdeteksi satu kasus, kami akan kembali ke lab dan melakukan formulasi ulang
laroche posay safety commitment essential active dose product head

HANYA BAHAN-BAHAN YANG DIPERLUKAN,
DENGAN <strong>KADAR BAHAN</strong> YANG TEPAT

Lihat Selengkapnya
Produk kami dikembangkan bersama oleh ahli dermatologi dan ahli toksikologi, dan hanya mengandung bahan-bahan yang diperlukan, dengan kandungan bahan yang tepat.
laroche posay safety commitment sensitive skin model baby

TERUJI
PADA KULIT YANG SANGAT SENSITIF
 

Lihat Selengkapnya
Produk kami telah diuji pada konsumen dengan kulit yang sensitif: kulit reaktif, alergi, rentan jerawat, rentan memerah, terasa pedih maupun panas, kering, atau terasa gatal, rusak, atau rapuh akibat pengobatan kanker.
laroche posay safety commitment formula protection product head

PERLINDUNGAN FORMULA
DARI WAKTU KE WAKTU

Lihat Selengkapnya
Kami memilih kemasan dengan perlindungan maksimal yang hanya menggunakan bahan pengawet seperlunya, untuk selalu mengedepankan keamanan dan kualitas produk.